Monday, September 18, 2006

Indonesian Movie show

The Center for Southeast Asian Studies Film Series Presents:

Catatan Akhir Sekolah
Director: Hanung Bramantyo
Cast: VJ Ramon, Marcel, Vino Bastian, Alexandra Joanna, Christian Sugiono

Indonesia 2005
100 min.
Bahasa Indonesia w/English subtitles

Wednesday, September 20
6:30 p.m.
Korean Studies Bldg.
University of Hawai`i-Mânoa

Labeled as losers at their school, three friends plot revenge by making a documentary film to establish their dignity among their peers.

This film is FREE and open to the public. Parking is available next to the Korean Studies Building for a $3 charge. For more information, including building access for the handicapped, please call 956-2688.

This event is hosted by the Southeast Asian Studies Student Association (SEASSA), the Center for Southeast Asian Studies, University of Hawai`i-Manoa, and UH course APDM 418 Clothing & Culture of South/Southeast Asia.

Resensi:

Cerita film yang dikarang ama Salman Aristo dan Hendrawan Wahyudianto ini, ngasih tahu kita gimana bikin masa akhir sekolah jadi lebih berarti. Seperti yang dialami oleh tiga sahabat yang akrab dipanggil A3, yaitu Agni (Ramon MTV), Alde (Marcell), dan Arian (Vino Bastian). Sejak kelas satu, mereka dianggap nggak gaul, pengecut, pokoknya loser oleh temen-temen mereka. Mereka ingin sekali menghilangkan imej jelek itu dari mereka.

Dengan modal nekat dan pengetahuan yang pas-pasan, Agni yang ngaku-ngaku bisa buat film, Arian yang doyan nulis, dan Alde si cakep yang tajir abis, sepakat bikin film dokumenter yang bisa bikin seluruh sekolah berdecak kagum. Dengan demikian mereka nggak bakalan dianggap loser lagi oleh temen-temen di sekolah mereka.

Baca ulasan lengkapnya di situs Pikiran Rakyat


Monday, September 04, 2006

Indonesian student participation in EWCPA event



Pada satu acara yang digagas EWCPA (East West Center Participants Association) bertajuk “International Potluck Party dan Concert on the Lawn” pada hari Sabtu , 23 September 2006 bertempat di Friendship circle suatu tempat khusus di halaman dormitory Hale Manoa, komunitas Indonesia tak mau ketinggalan untuk ikut ambil bagian dengan menyuguhkan
Indonesian salad serta menampilkan Fashion Show bertajuk Indonesian Traditional Costums.” Menu Indonesian salad yang terdiri dari sayuran, lontong, krupuk, telur, bakwan jagung dan perkedel dengan kuah bumbu pecal ternyata banyak diminati sampai-sampai ludes tak bersisa.



Fashion Show juga tak kalah hebohnya, dengan mengambil tema “
Unity in Diversity” menampilkan berbagai macam pakaian tradisional dari berbagai daerah dari Sumatera, Sulawesi, Kalimantan, Jawa, Bali, dan Papua yang dibawakan oleh Tiara, Viana, Ola, Jaelani, Ansori, Ninik, Migra, Yulius, Agung, Alfian, Mefi, Nely, Seli, Sapril, Susan dan Khaliq. Acara yang dipandu oleh Neneng sebagai announcer dan dikoordinir oleh Ari boleh dibilang sukses terlihat dari antusiasme para audience yang hadir pada acara tersebut. Para audience yang hadir berasal dari beberapa negara Asia, Afrika, Timur Tengah, Eropa dan juga Amerika Serikat selaku tuan rumah. Overall well done. Selamat untuk semua yang terlibat.

(Yulius)
See photos in Gallery or here by Krishna Subba
Photo by Abdul Khaliq, Krishna Subba.