Rangkaian acara seminar Fall 2008 Department of Women Studies, Universitas Hawaii dibukan dengan menghadirkan topik DR. Stanley Ann Dunham: An Extraordinary Woman and Her Work. Acara yang sedianya dilaksakan di salah satu ruangan dengan daya tampung 20 orang partisipan di Saunder Hall ini, karena banyaknya peminat, terpaksa dipindahkan ke gedung Business Administration yang dapat menampug kurang lebih 100 perserta. Sebelum acara dimulai, peserta sudah memenuhi ruangan sehingga harus ada yang berdiri karena tidak mendapatkan kursi.
Acara yang sempat dihadiri oleh Maya Soetoro, adik Barak Obama ini, diisi oleh tiga orang pembicara, yaitu Alice Dewey (UHM anthropology), Nancy Cooper (UHM anthropology), and Bron Solyom (Jean Charlot Collection at UHM Library). Alice Dewey adalah pembimbing utama ibu Obama saat menyelesaikan disertasinya di UH dengan judul "Peasant blacksmithing in Indonesia: surviving and thriving against all odds" [Tukang Besi di Indonesia: Hidup dan Perjuangan Melawan Tantangan]. Sedangkan Nancy dan Bron adalah dua orang teman Stanley Ann Dunham semasa hidupnya. Ketiga pembicara banyak berbicara tentang sosok dan kepribadian ibu Obama. Mereka sepakat bahwa ibu Obama adalah seorang pekerja keras, suka membantu orang lain dan tidak kenal kata menyerah dalam menggapai cita-cita, termasuk mendidik dan mengankat derajat dan kelas keluarganya.
Beberapa mahasiswa dan masyarakat Indonesia yang turut memeriahkan acara ini sempat berbincang-bincang dengan adik Obama yang sangat lancar berbahasa Indonesia, Maya Soetoro, yang sendang sibuk berkampanye untuk memenangkan sang Kakak merai kursi kepresidenan Amerika Serikat.
Sekedar untuk diketahui, berkat ide dan kerja saudara Teguh Santoso, ketua Permias-Hawaii 2007-08, karya disertasi ibu Obama ini akan segera diterbitkan dalam bahasa Indonesia oleh salah satu percetakan nasional di Indonesia.

No comments:
Post a Comment